follow us

Baca ini, Trik dan Cara Ternak Lele 2 Bulan Panen

Siapa sangka dengan trik dan langkah ini anda bisa membuka usaha ternak lele dan panen setiap 2 bualn sekali. Selain membutuhkan modal yang terbilang minim namun hasil yang didapat tetap mencukupi untuk melanjutkan ternak selanjutnya.

Ada 3 Tahapan yang harus dilakukan dalam membuat ternak atau tambak lele yang setiap 2 bulan panen ini. yaitu persiapan awal, antisipasi awal, dan strategi atau cara pemeliharaan lele sampai masa panen.


1. Tahap persiapan awal


- Kita harus menentukan lokasi pemeliharaan lele. Sesuaikan dengan biaya yang anda miliki, rencanakan untuk permanen atau sementara. pada tahap ini kita harus mempertimbangkan kondisi lingkungan terutama air. jangan biarkan ternak lele kita berada di lingkungan yang tercemar dari limbah rumah tangga (saluran pembuangan kamar mandi, saluran cuci piring dan pencemaran detergen lainnya) , serta kemungkinan pencemaran limbah pabrik. Tapi kalau di desa saya rasa tidak ada pabrik ya.

- Pembuatan kolam , kalau kita ingin membuat sementara saja, gunakanlah terpal. dan jika ingin membuat kolam permanen, gunakan kubangan dan kalau bisa di cor. Kali ini kita akan bahas fersi sementara yang membutuhkan biaya murah. Ukuran kolam terpal 3 x 5 x 1 meter, atau sesuai kondisi lahan yang anda miliki. Terpal ini boleh juga anda tanam atau biarkan berada di atas tanah tanpa dikeruk (menggunakan tiang penyangga yang kokoh). Untuk memenuhi target panen 2 bulan sekali, kita harus menyediakan 24 kolam.

- Persiapan alat pembudidayaan lele seperi ember, jaring sampah, dan bila ada alat tes kualitas air.

- Mengisi kolam dengan air bersih hingga kedalaman 80 cm , atau sisakan sekitar 20 cm dari permukaan kolam.

- Siapkan benih lele yang berukuran 10 cm, kemudian masukkan kolam sebanyak 100 - 200 ekor lele/m3


2. Tahap antisipasi awal untuk pemeliharaan lele.


- Terpal yang kita gunakan jika masih baru biasanya mengeluarkan bau menyengat yang dapat meracuni benih lele. untuk mengatasi itu, setelah kolam terpal siap, masukkan air dan biarkan selama 2 minggu untuk menghilangkan bau dan bahan kimia yang menempel pada permukaan terpal tersebut.

- Perhitungkan biaya pakan setiap kolam, gunakan pelet ukuran sedang agar lele dapat dengan cepat mencerna pakan dan saat di taburkan , bisa merata sehingga perkembangan setiap ekor lele bisa merata.

- Terkadang kita memberikan bangkai binatang untuk makanan lele, itu bukan masalah, tapi dapat menyebabkan pertumbuhan lele tidak merata. Jadi ada yang terlalu besar, ada yang kecil karena jarang mendapat bagian makanan.

- Untuk menghindari stress dan kematian pada benih lele, gunakan selang air pada saat penggantian air secara berkala. Alirkan air secara perlahan.

3. Tahap strategi pemeliharaan lele agar bisa dipanen setiap 2 bulan sekali.


- Sebelum menebar benih, diamkan kolam terpal yang telah di cucui sebelumnya, kemudian isi dengan air 3/4 kolam. masukkan daun ketapang atau daun pepaya selama 3 - 5 hari. Setelah 5 hari, buang air dan ganti dengan air baru, kemudian masukkan benih lele yang masih hidup :-D.

- Tambahkan prebiotik kedalam air sesuai dosis pada kemasan produk ayang kita pakai, masing - masing berbeda. Tujuannya untuk mempercepat pertumbuhan benih.

- Berikan pelet sebanyak 3 kali sehari, dikira-kira sendiri semua lele sudah rata mendapatkan bagian.

- Untuk menekan biaya pakan, gunakan sisa sayuran atau sisa makanan untuk pakan lele.

- Lakukan pemberian pakan secara rutin, dan lele siap di panen setelah berusia 2 bulan semenjak pertama benih dimasukkan kolam.

Sampai di sini selesai tata cara ternak lele agar bisa dipanen setiap 2 bualn sekali.

Pada dasarnya semua orang bisa menggeluti bisnis ternak atau tambak lele ini. Namun tergantung sesorang memiliki modal dan waktu yang cukup untuk mengelola usaha sangat berpengaruh dalam proses dan juga hasil yang di dapat.

image:google.com/referensi:infoagribisnis.com/

Berita Terkait :