follow us

Peluang Usaha Ternak Kambing Dengan Keuntungan Tinggi

Peluang usaha beternak kambing yang sangat menguntungkan - Tidak ada yang mengira bahwa usaha yang satu ini, yaitu beternak kambing bisa menjadi salah satu alternatif usaha yang sangat menguntungkan. Beternak kambing bagi masyarakat kota merupakan hal yang tak lazim dan bahkan hampir tidak mungkin untuk dijalankan. Selai kondisi lingkungan yang tak mendukung karena posisi rumah saling berdempetan atau padat penduduk, persediaan pangan seperti rumput hijau untuk pakan kambing juga tak banyak tersedia.

Namun, jika dibandingkan dengan penduduk desa atau semi perkotaan, peluang usaha ternak kambing ini sangat menjanjikan untung yang besar, dengan prospek pemasaran yang juga terjamin lancar. Karena di Indonesia sendiri setiap tahun kebutuhan daging termasuk daging kambing selalu meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk.

Tidak hanya itu, tingkat mortalitas / kematian kambing juga tergolong sangat rendah, sehingga aman dan tidak begitu menghawatirkan cadangan modal yang anda miliki.

Nah , latar belakang ini yang membuat saya tertarik mengulas bagaimana cara menjalankan usaha ternak kambing yang terbilang simpel dan tak begitu memerlukan biaya tinggi.

Saya akan memaparkan panduan Cara Beternak Kambing secara umum.

Secara umum, dalam setiap kegiatan usaha peternakan baik kambing, sapi, kerbau, ayam , dll selalu ada tiga tahapan yang harus diperhatikan yaitu tahap pembuatan kandang, tahap pemilihan bibit, dan tahap pemeliharaan / pemberian pakan secara rutin.


1. Tahap Pembuatan dan Penataan Kandang


Tahapan ini sangat penting untuk kelangsungan hidup kambing. Pada tahap ini ada beberapa pertimbangan meliputi jarak dengan rumah penduduk sekitar dan kondisi lahan yang akan ditempati. Adapun syarat yang harus terpenenuhi adalah:


  • Bauatlah kandang yang lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal anda, hal ini memudahkan dalam hal pengontrolan pakan dan keamanan dari tindak kriminal.
  • Usahakan agar kandang dekat dengan sumber air dan sumber pakan.
  • Perhatikan sirkulasi udara di dalam kandang kambing. Seandainya di dalam rumah, perhatikan agar tidak mengganggu suasana rumah anda. Misalkan dipilihkan lokasi yang dekat dengan pintu belakang atau jendela.
  • Lokasi kandang kambing sebaiknya berada di luar rumah, agar tidak mengganggu kesehatan keluarga. dan dengan mudah terjadi sirkulasi udara segar.

2. Tahap Penyiapan / Pemilihan Bibit Kambing


Pada tahap pemilihan bibit ini sebenarnya sesuai dengan kebutuhan anda. Anda ingin membuat ternak kambing pedaging atau kambing pesusu , ,heheh, maksudnya penghasil susu.

Kalau kambing pedaging pilihlah dari jenis kambing kacang, randu jawa, atau gibas (mirip domba). sedangkan untuk penghasil susu yang terkenal di indonesia adalah jenis kambing etawa.

Saya memiliki beberapa tip dalam tahap pemilihan bibit kambing ini. (berlaku untuk semua jenis kambing baik pedaging maupun penghasil susu) antara lain :

  • Pilih kambing yang tidak cacat dan berbulu mengkilat.
  • Pilih kambing yang kotorannya menggumpal (karena yang seperti ini tidak terkena diare)
  • Lihat bagian punggung kambing, antara garis punggung simetris dengan pinggang (lurus)
  • Memiliki keempat kaki yang besar pada bagian tumit dan tidak ada cacar di telapak kakinya.
  • Lebih baik jika bisa mengetahui induknya, agar tahu dari segi keturunan adalah bibit yang baik.
  • Pilih kambing yang masih berusia 1 sampai 2 tahun.

3. Tahap Pemeliharaan dan Pemberian Pakan Secara Rutin pada Ternak


Dalam pemeliharaan kambing, pemberian pakan tidak kalah penting dari kedua langkah di atas. Justru ini yang paling menentukan keberhasilan ternak kambing yang di jalankan. Kesehatan kambing juga sebagian besar dipengaruhi dalam proses atau tahapan pemberian pakan ini.

Maka dari itu, usahakan mencari pakan yang segar di pagi dan sore hari agar terhindar dari rumput berlumut. Bila memungkinkan, anda bisa memberikan konsentrat berupa dedak bekatul yang di campur dengan sedikit garam dan air sebagai asupan protein tambahan bagi si kambing.



Berikut ini tata cara pemeliharaan dan pemberian pakan pada kambing:

  • Berikan hijauan berupa rumput dan asupan tambahan (seperti bekatul, dedak kacang hijau dll).
  • Pemberian pakan dilakukan sebanyak 2 kali dalam sehari (pagi dan sore).
  • Sediakan minum untuk ternak dengan mencampur air dengan garam yodium, dengan komposisi 2,5 liter per ekor kambing.
  • Berkaitan dengan yang saya samapaikan pada awal pembahasan, bila kondisi lingkungan berada di pedesaan, maka biasanya pemberian pakan pada kambing dengan cara menggembala kambing di lapangan bola terdekat atau di pinggiran sungai dekat persawahan. Dengan begitu kambing dapat mimilih pakan yang mereka sukai , hehehe. Dan pemberian pakan tipe ini menjadi alternatif paling mudah dan tidak begitu membutuhkan tenaga mencari pakan, karena kambing bebas memilih makanannya sendiri.

Begitu mudah dan simpel untuk menjalankan usaha ternak kambing ini ya. Namun segala sesuatu tidak akan ada hasilnya jika tidak segera dimulai. Paham kan maksud saya, hehe.

Mulailah membuka usaha dari modal kecil, kemudian hasil keuntungannya dibelikan bibit lagi , begitu seterusnya dan menjadi peternak kambing yang sukses. Semangat Berwira Usaha.

Dihan S.Pt
image:google.com/referensi:infoagribisnis.com/

Berita Terkait :