follow us

Cara Membeli Tanah Agar Tidak Tertipu Penjual

Cara membeli tanah agar tidak tertipu penjual - Sepertinya ada yang mau buat rumah nih, hehe. sebelum membeli rumah pastilah kita membutuhkan lokasi yang akan kita dirikan bangunan rumah. Dalam membeli tanah salah satu faktor yang perlu kita perhatikan adalah kondisi dan lokasi tanah yang ditawarkan penjual kepada kita.



Kita perlu pastikan kalau akan membuat usaha di atas tanah itu, lihat kondisi sekitar, ramai atau tidak. Kalau untuk rumah kediaman atau tempat tinggal, , rasakan suasananya, tenang dan bersahabat atau tidak agar kita tidak menyesal nantinya.


Kita juga perlu cross check apakah dulunya di sekitar situ rawa, atau tanah kuburan tua. Kita periksa juga apa asal usul penjual ingin menjual tanah itu. Siapa tahu itu masih dalam sengketa. Nah untuk menghindari hal - hal yang demikian itu, ada beberapa tips dari saya agar jangan sampai tertipu oleh penjual dalam proses pembelian tanah.

A. Jangan Tergesa - gesa ( ojo kesusu )

Hal yang membuat kita mudah tertipu saat akan membeli sesuatu salah satunya adalah perkara ini bro. Gara gara kesusu atau tergesa - gesa, kita jadi salah tingkah dan pola pikir kita semrawut, sehingga pembeli mudah membawa kita kedalam pengaruh yang mungkin merugikan untuk kita. Kita harus berpikir luwes dan TENANG agar bisa mempertimbangkan segala hal dengan matang, okee,,,

B. Hindari membeli tanah kavling / kapling ( atau apalah itu ).

Karena biasanya tanah yang sudah terkavling itu harganya mahal. Makanya sebelum membeli tanah kita WAJIB dan HARUS bertanya, , apakah itu tanah kavling atau bukan.

C. Dijual Karena Butuh Duit

Nah , sebenarnya ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk menawar dengan harga yang lebih murah, karena yang mau jual lagi butuh duit sih, hehe. Tapi kita juga garus pertimbangkan batas manusiawi kita, jangan seenaknya menurunkan harga serendah2 nya. Kasian.

TAPI, ini bisa juga jadi modus broo. Modus gimana maksudnya ?

Iya, terkadang orang menjual dan mengatakan karena lagi butuh duit, Nah, kita harus bisa benar - benar pastikan orang itu benar lagi butuh duit atau memang sekedar modus agar tanahnya segera laku.

Ingat, kita pastikan tanah itu bagaimana keadaanya, dalam kondisi sengketa (konflik rebutan tanah) atau tidak, rawan bencana atau tidak.

D. Jual Murah

Sama aja sama yang tadi, jual murah karena lagi butuh duit. Benar2 pastikan ya broo.

E. Perhatikan Prospek Kenaikan Harga Tanah

Contohnya, tanah yang di lereng kali, pinggir kali atau apa lah itu. Tanah dengan lokasi seperti itu harga sulit naik. Karena pembeli nantinya juga akan berpikir keselamatan setelah membeli tanah (seandainya kita mau jual tanah itu lagi suatu saat).

F. Cek Keabsahan Surat Tanah tersebut

Cek kembali apakah suratnya sah yang dikeluarkan dari BPN. diantaranya Sertifikat tanah asli, girik, atau petok B. selanjutnya PBB dibayar rutin atau ada tunggakan. Dan berkas2 lainnya.

Kemudian kita juga perlu saksi dari pihak kita untuk menyaksikan jual beli kita, misal pak RT atau pak RW lah. Semoga membantu.

Eh satu lagi mas bro, kita harus ingat perjanjianya ya, , untuk pengurusan berkas itu siapa yang bayar, apakah pembeli, penjual, atau 50;50, agar tidak menyusahkan diakhirnya.

point penting:



- Periksa nama pemilik tanah, atas nama penjual atau atas nama orang lain.

- Cek, tanah warisan atau bukan. kalau warisan dan mungkin milik bersama apakah sudah dibagi atau belum. Kalau belum agar segera di pecah dan menjadi hak milik pribadi.

- Cek apakah benar suratnya asli dari BPN atau tidak.

Sekian trik dari saya, semoga membantu.

image:lupasayadoakansajaagaryangpunyasitussehatselalurejekilancarhalalberkahmelimpahselamatduniaakhiratamin@google.com/referensi:inijugalupadarimanareferensinyasemogasehatselaluyangpunyablogdanpengunjungnyabertambahhartanyahalalberkahselamatduniaakhirat@google.com/

Berita Terkait :

Oldest Post